7
Penyebab Laptop Suka Mati Sendiri Berikut Cara Mengatasinya. Jangan Panik, Ya!
Dari sekian banyak masalah yang biasa terjadi pada gadget,
laptop yang mati sendiri adalah yang paling menyebalkan sekaligus mengerikan.
Sebalnya, karena aktivitas yang sedang kita lakukan tiba-tiba terhenti, belum
lagi jika kebetulan kita sedang mengerjakan sesuatu dan belum sempat disimpan.
Ngerinya, bisa jadi laptop kita kena masalah serius yang bisa berakibat fatal
kalau nggak cepat diatasi.
Nggak jarang, seringnya kita akan langsung menyerahkan
laptop yang bermasalah itu ke tukang servis karena malas mengulik apalagi
membetulkan sendiri laptop tersebut. Kalau Hipwee Tips boleh kasih saran,
alangkah lebih baik jika kamu paling nggak ketahui dulu apa penyebab kenapa laptop
bisa mati sendiri. Kalau bisa mengatasinya tanpa harus ke tukang servis,
lumayan juga ‘kan?
1.
Suhu laptop
yang terlalu panas (overheat) karena sirkulasi udara nggak berjalan lancar
Suhu laptop yang terlalu panas menjadi
penyebab utama yang membuatnya mati
mendadak. Menggunakannya di atas tempat tidur, kasur, bantal, sofa, ataupun
benda lain yang permukaannya kurang rata dan nggak stabil membuat sirkulasi
udara menjadi terganggu. Alhasil, perangkat hardware di dalam laptop pun ikut
panas.
Solusinya;
Pastikan alas yang kamu gunakan rata dan keras sehingga nggak mengganggu
sirkulasi udara pada laptop. Jika laptop masih cepat panas dan mati mendadak,
pakailah cooling pad atau kipas pendingin setiap kali menggunakan laptop.
2.
Kipas
pendingin prosesor kotor dan berdebu, sehingga menyebabkan sirkulasinya jadi
terganggu
Kipas pendingin bekerja dengan meniupkan
udara panas dari prosesor. Udara yang ditiupkan pastinya nggak dalam keadaan
bersih dari debu, yang lama kelamaan akan menumpuk pada kipas dan menghambat
kinerja kipas tersebut. Saat prosesor panas, dapat dipastikan kinerja laptop
akan menurun. Jika dipaksakan, suhu prosesor akan terus meningkat hingga
overheat sehingga prosesor nggak bisa bekerja dan laptop seketika mati.
Solusinya;
Bersihkan kipas pendingin prosesor dari kotoran dan debu secara berkala
menggunakan kuas atau perangkat lainnya yang sesuai.
3.
Jika laptop
sudah berumur, sebaiknya cek pasta pada prosesor. Pasta sudah mengering akan
menyebabkan laptop suka mati sendiri
Pasta prosesor berfungsi untuk menghambat
panas dari prosesor menuju ke heatsink. Heatsink sendiri merupakan logam dengan
desain khusus yang terbuat dari alumunium dan juga tembaga yang berfungsi untuk
memperluas proses transfer panas dari sebuah prosesor. Jika pasta prosesor ini
mengering, maka panas akan menuju ke heatsink dan berpengaruh pada prosesor
yang dapat merusak komponen penting tersebut. Akibatnya, laptop bisa mati
sendiri atau bahkan kamu harus mengganti prosesor jika masalah ini dibiarkan
terus.
Solusinya;
Ambil bagian prosesor kemudian oleskan pasta yang baru secara merata di bawah
kipas prosesor. Harga pasta prosesor sendiri relatif murah, kamu bisa
mendapatkannya di toko komputer terdekat.
4.
RAM yang
kotor juga bisa menghambat kinerja laptop bahkan membuat laptop nge-hang dan
error lalu tiba-tiba mati mendadak
Meski posisi RAM berada di dalam laptop,
namun nggak menutup kemungkinan debu dan kotoran bisa masuk dan mengotorinya.
Atau, bisa juga terjadi kaki RAM yang berkerak karena usianya yang sudah cukup
lama, jarang dibersihkan ataupun di-upgrade. Mengingat posisi RAM yang penting
sebagai tempat penyimpanan memori, maka kamu harus selalu memerhatikan
kesehatannya juga.
Solusinya;
Bersihkan bagian RAM menggunakan penghapus agar nggak meninggalkan bekas. Selain
itu, kamu juga bisa meng-upgrade kapasitas RAM sesuai dengan kebutuhan.
5.
Penggunaan
laptop nggak disesuaikan dengan spesifikasinya. Misalnya, laptop standar
digunakan untuk gaming
Laptop mati sendiri pada saat main game
banyak dialami oleh pengguna laptop yang memang laptopnya bukan laptop gaming.
Laptop gaming memiliki spesifikasi tersendiri yang memang khusus digunakan
untuk gaming, sedangkan laptop biasa yang dipaksakan untuk menjalankan game
yang membutuhkan tenaga tinggi bisa membuat laptop cepat panas, nge-hang dan
akhirnya mati sendiri.
Solusinya;
Gunakan laptop sesuai dengan spesifikasinya, jangan paksakan laptop standar
untuk aktivitas lain yang membutuhkan tenaga tinggi seperti nge-game misalnya.
6.
Laptop mati
mendadak juga bisa diakibatkan oleh terjadinya crash akibat install program
yang belum sempurna
Masalah yang disebabkan oleh sistem operasi
yang dapat mengakibatkan laptop mati sendiri ini perlu identifikasi lebih
lanjut. Umumnya, saat laptop tiba-tiba restart (mati lalu menyala lagi) dan
tampilan layar monitor tiba-tiba mentok di boot-screen dengan tulisan “ntldr is
missing”, “bootmgr is missing”, mungkin peringatan “please insert boot device”
atau semacamnya, hal tersebut mengindikasikan ada masalah dengan partisi sistem
(misalnya pada drive C) sehingga sistem operasi kehilangan kemampuan untuk
memuat semua file sistem operasi.
Solusinya;
Install ulang laptopmu atau me-repair-nya sehingga nggak membutuhkan waktu lama
untuk memulihkan sistem operasinya.
7.
Masalah
yang terakhir mungkin terjadi dikarenakan oleh mainboard atau motherboard yang
bermasalah
Mainboard atau motherboard bisa dibilang
merupakan otaknya perangkat laptop. Bisa dibayangkan dong seberapa penting dan
krusialnya? Mainboard yang bermasalah ini biasanya dialami oleh laptop yang
sudah berumur, atau karena aktivitas multitasking yang terlalu menguras kinerja
laptop setiap hari. Spesifikasi mainboard laptop lama biasanya memiliki
komponen yang kurang update, sehingga dengan perkembangan banyaknya aplikasi
dan game yang memberatkan dapat menguras tenaga komponen-komponen tersebut.
Akibatnya, nggak berselang waktu lama, laptop dengan mainboard yang usang dan
aplikasi modern yang menuntut spesifikasi membuat laptop sering crash bahkan
mati sendiri.
Solusinya;
Mengganti mainboard yang usang dengan mainboard yang baru agar laptop bisa
bekerja dengan optimal. Namun, kebanyakan orang yang mengalami ini akan
mengganti laptopnya mengingat harga mainboard dan perawatannya yang hampir
setara dengan harga laptop baru.
Berikut beberapa penyebab kenapa laptop yang kita gunakan bisa mati
secara mendadak berikut solusi yang bisa kamu lakukan. Jika kamu nggak terbiasa
untuk membongkar laptop sendiri, kamu bisa meminta tolong pada “INULDELI JOGJA”
yang dipercaya. Nah, untuk
mengantisipasi hilangnya data penting saat laptopmu tiba-tiba mati dan nggak
bisa digunakan, pastikan juga kamu telah memiliki backup data baik dalam
external hard disk drive atau media lain termasuk cloud storage. Semoga
bermanfaat tips dari bang inul, tetap ikuti jejak ku ya!
Sumber :
www.hipwee.com







Komentar
Posting Komentar